Laman

WELCOME TO JosepH BLOG

Selamat datang di JosepH blog.Semoga anda bisa terbantu dengan adanya blog ini.Terimakasih bagi anda yang memberikan komentarnya terhadap blog ini.JosepH blog berharap anda senang dengan blog ini.Jangan lupa memberikan komentar anda,karena apapun komentar yang anda berikan akan bermanfaat bagi JosepH blog kedepannya.Karena dengan adanya komentar dari anda JosepH blog mengerti segala kekurangan dan kelebihan dari blog.
Terimakasih.

search

Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 Mei 2010

Ponsel Pendeteksi Kebocoran Gas


Sabtu, 15 Mei 2010 | 14:33 WIB

Lenovo mengeluarkan ponsel Android Lenophone.

TEMPO Interaktif, California- Seorang profesor kimia dan biokimia dari University of California di San Diego, Michael Sailor membuat sebuah chip yang dapat mendeteksi adanya kebocoran gas melalui telepon selular. "Kini telepon selular selalu ada dimana manusia berada," kata Sailor seperti dikutip Cnet.

Chip yang dibuat dari bahan silikon itu dapat ditanamkan di dalam telepon selular tanpa mengganggu fungsi telepon selular. Selain dapat "mencium" bau gas, melalui layar ponsel juga dapat dipetakan pada titik mana terjadi kebocoran gas atau bahan beracun yang ada di udara.

Kini, tim peneliti yang dipimpin Sailor tengah mengembangkan chip yang dapat membedakan bau gas dan bahan kimia lainnya yang rasanya mirip bau gas, misalnya methyl salicylate. Inti dari penelitian ini, menurut Sailor, untuk membantu mendeteksi kebocoran gas sehingga terhindar dari ledakan.

Rini K | Cnet


Pertama di Dunia, Robot Jadi Penghulu Perkawinan  


Senin, 17 Mei 2010 | 08:49 WIB

AP/Itsuo Inouye

TEMPO Interaktif, Tokyo - Ada-ada saja yang dilakukan sepasang pengantin di Tokyo, Jepang ini. Pasangan Tomohiro Shibata dan Satoko Inoue melangsungkan pernikahan dengan menggunakan robot sebagai penghulunya.

Lalu bagaimana pelaksanaan prosesi pernikahan ini? Layaknya penghulu manusia, robot yang bernama I-Fairy ini duduk di kursi dan memberi perintah kepada pengantin laki-laki, Shibata untuk membuka cadar pengantin wanitanya.

Robot setinggi 1,5 meter itu memberi instruksi dengan gerakan tangan dan mata sambil berkedip agar pasangan pengantin dapat berciuman. Acara unik yang digelar di atas sebuah restoran di ibu kota Jepang ini dihadiri oleh 50 tamu undangan.

Digunakannya robot sebagai pemimpin dalam upacara perkawinan ini tak lain karena Shibata merupakan seorang ahli ilmu robotik. Begitupun dengan pasangannya, Inoue yang juga bekerja dalam industri yang memproduksi robot.

Di sela prosesi pernikahan, Shibata mengatakan ia bertemu dengan calon istrinya itu saat keduanya sama-sama bekerja di perusahaan yang membuat robot I-Fairy. "Saya ingin robot ciptaan kami ini menjadi bagian dari peristiwa penting dalam hidup kami berdua," ujar Inoue.

Kedua mempelai menganggap pernikahan dengan menggunakan robot ini merupakan hal yang wajar, meski memang tidak lazim.

Penggunaan robot dalam acara pernikahan adalah yang kali pertama di dunia. Dengan demikian, pernikahan Shibata dan Inoue masuk dalam catatan sejarah.

BBC l BASUKI RAHMAT